Suatu ketika aku masuk ke suatu distro menemukan baju yang unik, baju yang sangat mengena mengingatkan kita akan keberadaan kita yang sebenarnya di dunia ini.
sebagai manusia yang kita lakukan di dunia ini ibarat kita sedang melakukan perjalanan dan sedang mampir minum di suatu tempat, dan nantinya kita melanjutkan ke tempat tujuan yang sesungguhnya antara H and H, between Surga dan Neraka
Memang kita hidup di dunia seaakan-akan lama sekali, tetapi coba kita renungi kembali mulai dari kita beranjak bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua sepertinya hal itu tak terasa begitu cepat, seperti saya sendiri setelah lulus dari smk dan bekerja kemudian ada adik kelas yang kelulusan tahun ini maka tak terasa sudah 3 tahun saya melewati masa smk.
Dalam Hadits Rasululloh bercerita kepada sahabat bahwa pada akhir zaman nanti umatku lebih senang akan dunia dan takut akan ajal, bagaimana maksudnya? mereka nanti lebih senang akan mengumpulkan harta dan takut apabila meninggal dunia kehilangan hartanya.
Memang benar umat setelah beliau nabi Muhammad SAW memiliki umur antara 60 – 63 tahun, bisa kita hitung apabila kita sekarang berumur 20 tahun, berarti lifetime kita di dunia kurang 40 – 43 tahun, untuk bagi seseorang yang memiliki umur lebih dari 63 tahun merupakan ukhro yang diberikan oleh Alloh SWT kepada dirinya.
Namun bukan berarti kita yang sekarang masih berumur 20 tahun bahwa ajal kita masih lama, bahkan banyak sekali yang meninggal dunia pada umur muda dengan berbagai cara kematian.
Dan juga masa sekarang banyak sekali yang meninggal dunia secara rombongan, bis yang membawa siswa smp terbakar, bis berisi siswa taman kanak-kanak masuk jurang, pesawat terbang hilang di tengah laut, bukankah itu mati rombongan?
Seperti yang telah diwahyukan Alloh SWT dalam surat Al – Akrof No. Surat 7 Juz 8 Ayat 34
“Dan tiap-tiap umatku memiliki ajalnya masing-masing, maka ketika telah datang padanya suatu ajal tidak bisa ajal tersebut diakhirkan waktunya, dan tidak bisa dimajukan”
Dalam hadits Rasululloh yang lain menyebutkan bahwa lepasnya nyawa manusia dari jasadnya lebih mudah daripada lepasnya alas kaki / sandal dari kaki kita.
Jadi sudah seyogyanya kita sebagai hamba-Nya yang sudah diqodar hidup di dunia ini menyadari bahwa kita tidak selamanya hidup di dunia, masih banyak kehidupan lain yang harus kita tempuh sampai kita menuju kehidupan yang sesungguhnya.
Dan kita sebagai hamba-Nya juga harus senantiasa siap apabila ajal sudah sampai pada masing-masing dari kita, dengan persiapan-persiapan yang bisa menyelematkan kita di akhirat kelak, dengan memperbanyak ibadah dan beramal salih, meningkatkan taqwa kepada-Nya, melakukan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan mengerjakan sunah Rasululloh dengan tanpa memilih-milih.
Apakah kalian sudah siap dengan ajal kalian…?



July 21, 2008 at 8:17 am
hmmm yep,,exactly life is short but wide,,isnt it???????????
July 21, 2008 at 1:07 pm
Life is Bullshit,
seem perfect but actually Bullshit,
July 21, 2008 at 3:49 pm
@zaqyah
Yep, you’re surely right
@Banana Imut
Hmm…lagi curhat tentang diri sendiri yah mas