I am so tiny…

Suatu penggambaran yang sangat jelas menjelaskan keberadaanku sekarang, keberadaan sebagai salah satu dari hamba-Nya yang menciptakan seluruh alam semesta, dan nantinya akan dimusnahkan juga oleh-Nya pada suatu masa…

Sudah sangat jelas kita ketahui bahwa Al-Quran merupakan kitab yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW, dalam Al-Quran berisi tentang ajaran-ajaran agama, tentang perintah-perintah Alloh, larangan-larangan Alloh, cerita-cerita dari para Nabi Alloh, cerita-cerita tentang orang-orang terdahulu, baik yang beriman seperti para Ashabul Kahfi, maupun yang kufur seperti Raja Firaun.

Sabtu kemarin dimana saya mengikuti pengajian muda-mudi semalam suntuk mendapatkan banyak sekali hal yang menambah keimanan, dimana dimangkulkan Al-Quran Surat Al-Mukminun ayat 1 sampai 11, dimana dari 11 ayat itu sendiri sudah menggambarkan dengan jelas bagaimana orang Islam itu sebenarnya, padahal masih banyak beribu-ribu ayat Al-Quran yang maha sarat makna akan keesaan dan keagungan Alloh SWT sebagai Sang Pencipta dari segala-galanya.

Saya terangkan satu per satu ayat dari Surat Al-Mukminun No. Surat 23 yang dikajikan kemarin, antara lain :

Ayat 1 : “Sungguh-sungguh beruntung orang-orang yang beriman”

Bagaimanakah orang-orang beriman yang dikatakan beruntung itu? Dijelaskan di dalam ayat selanjutnya

Ayat 2 : “Orang-orang yang mereka di dalam sholat mereka sama khusyuk mereka”

Orang-orang beriman yang dikatakah beruntung yang pertama adalah orang yang bisa khusyuk dalam sholatnya, arti khusyuk dalam sholat itu sendiri yaitu khusyuk dalam bacaannya, gerakannya, maupun pikirannya.

Khusyuk dalam bacaan itu dalam melaksanakan sholat, dalam membaca bacaan sholat kita tidak tergesa-gesa, dan yang paling penting harus kita resapi makna dari tiap-tiap bacaan itu sendiri, contohnya saat kita membaca“Allohuakbar…” kita resapi bahwa Alloh itu maha besar, Alloh yang menciptakan kita yang memiliki segala-galanya, “Alhamdulillahirobbilalamiin…” segala puji bagi Alloh yang menciptakan seluruh isi alam semesta, kita sebagai makhluk-Nya hanya Alloh lah yang sangat amat paling pantas kita haturkan segala puji-pujian dan rasa syukur.

Khusyuk dalam gerakan, dalam melaksanakan sholat hendaknya kita tidak boleh tergesa-gesa atau tumakninah, jangan grusa-grusu dan setiap gerakannya harus kita lakukan dengan benar sesuai dengan contoh gerakan sholat dari Nabi Muhammad SAW. Dalam sholat kita harus tenang, dan mengupayakan suasana yang tenang dan khidmat, bahkan dalam suatu hadits menceritakan orang yang dalam keadaan menahan kencing atau berak pada saat sholat maka lebih baik mendahulukan melakukan hajat tersebut, lalu mengulang sholat dengan tenang.

Khusyuk dalam pikiran, dalam melaksanakan sholat harus benar-benar fokus bahwa sedang menghadap Alloh SWT, memang benar pada saat Adzan dan Iqomat dikumandangkan syetan lari bersembunyi namun pada saat sedang sholat, syetan kembali dan mengganggu kita konsentrasi sholat dengan cara syetan mengingatkan tentang bermacam-macam hal, mungkin sering sekali pada waktu sholat, bisa terbayang hal-hal yang belum dikerjakan seperti urusan kantor, pekerjaan, anak, bayangan-bayangan, angan-angan yang semuanya itu membuat konsentrasi sholat buyar bahkan yang lebih parah hilang hitungan rokaat yang telah dikerjakan. Khusyuk dalam sholat bisa dilakukan dengan cara Ihsan, yaitu dalam melaksanakan sholat seakan-akan didepan kita itu Alloh SWT dan kita sedang menghadap-Nya, dan sholat kita sedang dilihat oleh Alloh SWT, maka jika kita berupaya Ihsan, tentunya pasti akan berusaha mengepaskan sholat agar dinilai benar oleh Alloh SWT dan diberi pahala yang besar.

Ayat 3 “Dan orang-orang yang mereka dari lahan sama berpaling mereka”

Apakah lahan yang diterangkan pada ayat 3 disini bukanlah lahan-lahan seperti lahan pertanian maupun perkebunan, akan tetapi arti lahan itu adalah segala sesuatu hal yang bisa menyebabkan kita lupa beribadah kepada Alloh. Dulu Nabi Muhammad melarang orang berbuat lahan kecuali lahan yang diperbolehkan yaitu berlatih berkuda dan berlatih memanah. Orang-orang terdahulu sangat memiliki keimanan yang kuat, apabila ada suatu lahan yang mengakibatkan mereka lupa ibadah kepada Alloh maka mereka akan memusnahkan sesuatu tersebut meskipun lahan tersebut menyenangkan, contohnya Nabi Sulaiman.

Nabi Sulaiman adalah Orang yang paling kaya di dunia ini mulai dari Nabi Adam sampai nanti orang terakhir di hari kiamat, beliau memiliki kerajaan yang amat megah, terbuat dari emas dan sangat mewah, selain itu beliau memiliki kuda-kuda yang gagah-gagah sejumlah 100 sehingga beliau sangat menyayangi kuda-kuda tersebut. Namun karena amat sayangnya Nabi Sulaiman, kuda-kuda itu dirawat dan dielus setiap hari sampai-sampai Nabi Sulaiman lupa akan beribadah kepada Alloh dan ditegur oleh Alloh. Nabi Sulaiman bertaubat dan memohon ampun kepada Alloh, dan menyadari bahwa kuda-kuda tersebut membuat beliau lupa akan badah kepada Alloh maka dipenggallah 100 kuda tersebut.

Di zaman seperti ini amat sangat banyak hal-hal yang bisa menjadikan kita lupa ibadah kepada Alloh, contoh yang amat sangat gampang adalah pengaruh TV di waktu sholat maghrib, sadarkah kita mengapa tayangan-tayangan TV yang menarik jadwalnya pada saat sholat maghrib, hal ini sering kali membuat kita menunda ibadah kepada Alloh dan lebih memilih menyelesaikan menonton TV-nya baru melaksanakan ibadah yang mana waktu melaksanakan sholat maghrib itu mepet sekali dengan sholat Isya. Sebagai muslim hal ini perl kita siasati, lebih baik kita matikan TV pada waktu maghrib dan mengerjakan sholat Maghrib kemudian diikuti beribadah yang lain sambil menunggu Sholat Isya dan Sholat Isya, baru menyalakan TV kembali. Adapun contoh lahan yang lain masih banyak.

Ayat 4 “Dan orang-orang yang mereka pada zakat mereka sama mengerjakan mereka”

Salah satu orang beriman yang beruntung antara lain orang-orang yang mengeluarkan zakat pada apa-apa yang mereka dapat, sangat banyak macam-macam zakat seperti zakat perkebunan, zakat pertanian, zakat perdagangan, zakat mal, zakat fitrah, zakat emas, dan lain-lain. Semua zakat itu merupakan kewajiban perintah dari Alloh yang Haq, harus dilaksanakan jika mencapai nisabnya, dan zakat bukanlah suatu pajak yang memberatkan. Ibarat dari Zakat adalah kita memakan ikan yang telah kita buang duri dan kotorannya sehingga ikan tersebut enak dimakan, zakat sebagai pembersih dari harta yang kita dapatkan dan menjadikan harta yang kita dapatkan mendapatkan barokah dari Alloh, namun kebalikan apabila kita tiada berzakat ibarat kita makan ikan bersama dengan duri dan kotorannya, yang mengakibatkan rasanya tidak enak, keselek duri ikan, dan lain-lain. Harta yang tidak kita zakati tidak akan barokah, malah akan menyengsarakan diri kita. Dalam hadits dikatakan bahwa harta yang tidak kita zakati akan menjadi ular yang besar dan botak di neraka dan akan membelit dan menggigit orang yang tidak berzakat sambil ular itu berkata “akulah hartamu, akulah gedungmu” .

Dari empat ayat diatas sudah jelas bagaimana cara menjadi orang beriman yang beruntung menurut pandangan Alloh, apakah kita sudah termasuk dalam golongan orang-orang tersebut? apakah kita tidak ingin termasuk dalam golongan orang-orang tersebut? Apa hal-hal lain yang termasuk ke dalam sifat orang-orang beriman yang beruntung? bagaimana balasan dari Alloh terhada orang-orang yang mampu melaksanakan perintah-perintahnya? semua itu bisa dibaca di ayat-ayat selanjutnya dari surat Al-Mukminun, bahkan masih banyak surat dalam Al-Quran yang  bisa memantapkan keimanan kita, dan mengajarkan kita cara menjalani hidup.

Marilah kita sama-sama berupaya menjadi muslim yang beriman, menjadi muslim yang seutuhnya masuk ke dalam Islam, mengerti apa tujuan hidup dunia yaitu mempersiapkan diri akan suatu kehidupan yang abadi setelah hidup di dunia, yang hanya ada 2 pilihan tempat berdiam yaitu surga yang penuh kenikmatan, atau neraka yang penuh siksaan.


Leave a Comment




  • Bee's Hits

    • 9,012 hits
  • Bee’s Wise Word

    "Seseorang dinilai bisa bersyukur oleh Allah SWT, bilamana didalam urusan dunianya dia membandingkan keduniaannya dengan orang yang berada dibawahnya, dan didalam urusan akhiratnya dia membandingkan urusan akhiratnya dengan orang yang berada diatasnya"
  • Bee’s Ads

    info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah
  • Bee’s Visitor

  • Bee’s Login